LINGKUNGAN
HIDUP
TOPIK : LANGKAH SEDERHANA MENGHEMAT
ENERGI
NO.PESERTA : 150
NAMA : RINI ANGGI ARISTA
SEKOLAH : SMAN 2 MUARA BUNGO
KABUPATEN BUNGO
PEMERINTAH PROVINSI JAMBI
DINAS PENDIDIKAN
" Energi Sang Penyelamat Kehidupan "
Sahabat,
coba bayangkan apabila di Bumi Pertiwi kita ini tidak terdapat energi ? lalu,
Bagaimanakah kita beraktivitas ? Bisahkan kita hidup tanpa adanya energi ?
Kita
sadar sebagai manusia bahwa manusia memiliki kebutuhan yang terbatas sedangkan
alat pemuas kebutuhannya terbatas, dengan semakin meningkatnya penduduk di
Indonesia yang sampai sekarang ini terus bertambah dengan total penduduk lebih
dari 250 juta jiwa. Setiap penduduk pasti melakukan aktivitas setiap harinya dan
memanfaatkan berbagai sumber energi. Meskipun dalam hukum kekekalan energi
mengatakan bahwa “Energi tidak bisa dimusnakan”, namun bukan berarti manusia
sebagai pelakunya bersifat konsumtif, bukan? Oleh karena itu diperlukannya
penghematan energi agar bumi terselamatkan.
(Otto seomarwoto, 1998 ; hal 333) Energi merupakan
konsep untuk dapat menerangkan gerak, bergerak adalah hasil kerja. Oleh karena
itu energi adalah barang/sesuatu yang diperlukan untuk melakukan kerja, tanpa
energi kita tidak akan dapat melakukan kerja. Secara sederhana dapat
dicontohkan dengan gerakan mobil oleh mesin, menyalakan lampu, serta
berputarnya mesin listrik adalah kerja.
Secara
sederhana Energi dapat diartikan bahwa segala sesuatu yang menghasilkan daya atau
kekuatan yang diperlukan bagi manusia untuk beraktivitas. Energi merupakan
sebuah konsep yang secara fisik tidak terlihat, tetapi akibat dari energi itu
dapat dirasakan secara langsung bagi penggunanya. Contoh : mobil bergerak dari
tempat A ke tempat B secara tidak langsung mobil berpindah dikarenakan adanya
sebuah energy dan perpindahan yang terjadi merupakan akibat dari energy itu sendiri sehingga dapat
dirasakan secara langsung.
Energi
yang kita nikmati tidak datang dengan sendirinya dan tidak muncul secara
tiba-tiba, tetapi energi terbentuk berabad-abad lamanya. Sumber energi berasal
dari dalam bumi dan dikelola oleh manusia dengan berbagai macam kegunaan untuk
mendukung kehidupan manusia di Bumi. Sumber energi tersebut diantaranya adalah
:
1.
Sumber energi hayati
2.
Sumber energi surya
3.
Sumber energi air
4.
Sumber energi panas bumi
5.
Sumber energi bahan fosil
Sumber
energi yang harus dijaga adalah sumber energi hayati, dimana sumber energi
hayati sangat mempengaruhi kehidupan manusia dibumi. Dasar sumber energi hayati
ini adalah fotosintesis. Energi yang berasal dari energi matahari/surya inilah
yang sangat berguna bagi kehidupan manusia dengan tumbuhan melakukan
fotosintesis, gas O2 yang dikeluarkan oleh tumbuhan saat
melakukan fotosintesis dan akan dihirup
oleh manusia atau dikenal dengan bernafas. Dan dari sinilah hewan dan manusia
mendapatkan energi karena energi yang berasal dari energi surya terjadi
transformasi menjadi energi kimia oleh tumbuhan hijau dan disalurkan kembali
kepada hewan dan manusia. Sumber energi hayati ini terdiri atas :
1.
Energi manusia
manusia adalah sebuah energi yang berasal dari
dalam tubuh manusia itu sendiri yakni berasal dari otot, dimana otot merupakan
sebuah alat yang digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas. Di zaman yang
super canggih ini energi manusia kurang atau bahkan sama sekali tidak
dibutuhkan dikarenakan kecanggihan alat-alat yang diciptakan oleh manusia
modern, dalam perannya saat ini energi manusia hanya digunakan sebagai
koodinator sedangkan yang melakukan
operasi tersebut adalah mesin. Tetapi bagi Negara berkembangn energi manusia
sangatlah dibutuhkan dikarenakan kurangnya intelektual yang dimiliki oleh
tenaga kerja di Negara berkembang, dalam hal ini banyak yang memanfaatkan
energi manusia yang bersifat tidak manusiawi, seperti halnya seseorang yang
berkerja sebagai kuli panggul yang harus memanggul beban yang sangat berat
sampai berkilo-kilo meret jauhnya.
2.
Energi hewan
Energi hewan banyak digunakan di
kota kecil maupun di perdesaan sebagai
altenatif untuk transfortasi dan membajak sawah, karena kurangnya alat
transfortasi dan mesin untuk membajak sawah. Faktor penyebab banyak orang menggunakan hewan sebagai
altenatifnya adalah karena hewan meupakan sember daya yang dapat diperbaharui.tetapi
seiring dengan perkembangan zaman tenaga hewan jarang digunakan dikarenakan
keterbatasan kukuatan hewan, kecepatan rendah serta sulitnya mendapatkan
makanan untuk hewan. Tanpa kita sadari, dampak yang akan dirasakan oleh manusia
jika sumber energi telah musnah adalah manusia tidak dapat melakukan berbagai
macam aktivitas serta manusia juga akan mengalami berbagai kesulitan tanpa
adanya sebuah energi di muka bumi ini.
Untuk
mengurangi dampak yang akan ditimbulkan dari pemanfaatan sumber energi secara berlebihan
adalah mencari altenatif baru dan melakukan penghematan energi sebagai pendukung untuk melakukan penghematan
energi.seperti memanfaatkan kotaran hewan dan ranting serta daun tumbuhan untuk dijadikan sebagai bahhan bakar
pengganti minyak tanah yang setiap detiknnya semakin berkurang atau dikenal
dengan sebutan “Biogas dan Bioma”. Tahap kedua adalah dengan melakukan
penghematan energi, penghematan energi merupakan sebuah kebijakan energi untuk
menurunkan konsumsi energi dan permintaan energi per kapita. Dengan melihat
kondisi sekarang ini kita harus melakukan upaya agar bumi terselamatkan.
Langkah-langkah sederhana yang harus dilakukan adalah :
1.
Menanam pohon, cara ini sangat mudah
dilakukan selain untuk mendukung program pemerintah dalam melestarikan
lingkungan kita juga berperan penting
dalam mengurangi dampak yang akan ditimbulkan akibat dari pemanfaatan
energi secara berlebihan.
2.
Mematikan lampu yang tidak terpakai, hal
ini sangat mudah dilakukan hanya saja kesulitan yang dialami adalah kurangnya
kesadaran akan hal tersebut.
3.
Mulai mengunakkan biogas, banyak
masyarakat beranggapan bahwa biogas adalah bahan bakar yang jorok dikarenakan bahan bakunya yang
berasal dari kotoran hewan dan minimnya pengetahuan untuk memproduksi biogas
secara massal.
Dengan demikian, segala sesuatu yang jika digunakan
atau dimanfaatkan secara berlebihan akan berdampak buruk bagi kehidupan manusia.
Tidak hanya itu karena sikap kita yang kurang baik terdapat alam akan
menyebabkan alam menjadi rusak dan jika alam sudah rusak tidak ada lagi tempat
bagi kita dan dan tiada lagi kehidupan manusia dibumi pertiwi. oleh karena
itu “jagalah alam mulai dari hal yang
terkecil”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar